Friday, May 06, 2011

Jakarta.... Deritaku, Harapanku, Indahku


Macet menggila tak kenal waktu, panas, sumpek, semrawut, banjir dan segudang permasalahan kota yang membuat emosi warga Jakarta makin meninggi. Tapi, mau tidak mau harus dihadapi !!!

Tapi pernah gak sih terlintas di benak kita, betapa dibalik kesemrawutan Megapolitan Jakarta, ternyata banyak hal yang menyenangkan di Jakarta?

Mau makan berbagai jenis makanan khas daerah ataupun makanan yang unik? semua serba ada di Jakarta, bahkan harganya jauh lebih murah dibanding kota lain. Mau berpergian ke segala penjuru Jakarta, bahkan daerah sekitar pinggiran Jakarta? semua mudah dengan transportasi yang murah. Begitu banyak fasilitas lainnya yang gak perlu disebut satu-persatu, yang tentunya sangat mempermudah kehidupan warga Jakarta, tentunya dengan konsekuensi segudang kesemwrautan yang terkadang membuat kita jengah hidup di Jakarta.


Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pandangan negatif terhadap karakter warga Jakarta itu sendiri. Selama ini, seolah warga Jakarta, khususnya remajanya, dianggap rusak pergaulan,tidak punya sopan-santun dan segala label negatif yang merekat padanya. Nyatanya...??? begitu banyak remaja Jakarta yang taat beribadah,menjunjung tinggi sopan-santun,adat-istiadat,tata-krama bahkan menjaga norma-norma yang memang seharusnya harus ditaati.

Justru tingkat negatif terjadi pada kota-kota kecil bahkan kota-kota yang memiliki label positif, dimana kenyataanya justru berbanding terbalik. Jadi sebagaimanapun sumpeknya Jakarta, sebagaimanapun negatif pandangan masyarakat terhadap Kota Jakarta, bahwasanya, Jakarta merupakan kota yang indah dan menjadi impian bagi banyak orang, buktinya, tingkat urbanisasi tidak pernah berhenti.

Wednesday, August 04, 2010

Menemani Tidurmu

Gelisahmu mengusikku di peraduan
Mencoba merangkai mantra
Yang kusampaikan bersama angin, bintang dan bulan
Agar kau kembali tidur tenang
Terlelap dalam mimpimu bertemu aku

Tuesday, August 03, 2010

Keraguan Cintaku

Tiada lagi yang harus kupulas
Hingga surya tenggelam tinggalkan penat
Dan telagamu
Diam lewati malam

Lalu.....

Rasa yang semula kupupuskan
Tiba-tiba mengembang
Punahkan luka disini

Yang kutahu,Ada baik yang mesti kulontarkan
Mengisi lembar milik kita
Awali langkah yang kita punya
Walau semua telah berakhir
Tetap jingga kurasa
Meski sua terkadang hadir
Diantara keraguan kita

Monday, August 02, 2010

Kerinduanku

Kesunyian sesakan jiwa luruhkan air mata
Mencoba bertahan.......
Namun hanya kebimbangan rajai perasaan
Pedih menyayat kuliti sukma yang mengerang

Ough......angin sampaikan kegelisahanku

Mata ini menerawang.....
Jauh ke cakrawala yang terbentang

Angin sudahkah kau sampaikan padanya?

Sunday, August 01, 2010

Semburat Biru

Kesunyian ada diantara kita....
Saat camar di pantai
Lenyapkan kata-kata berdua
Batas sebuah penantian
Kita sudahi bersama
dan.....
Tak ada lagi rahasia antara kita
Terakhir kupinta
Genggam jemariku
Sampai surya tenggelam
Ciptakan semburat biru
di senja kala

( biar kuikuti matahari itu )